ANALISIS POLA DAN KEDUDUKAN ISIM FĀIL DALAM SURAH ĀLI ‘IMRĀN

  • Muhammad Jabir IAIN Palu
  • Wahyu Pratama Putra
Keywords: retorika, al-Arba'in an-Nawawiyah, metodologi induktif, hadits

Abstract

Isim fail merupakan salah satu isim musytaq yang paling sering disebutkan dalam Al-Qur’an. Perubahan pola atau wazan nya juga sangat bervariasi, mulai dari “فاعل” sampai “مُسْتَفْعِلٌ”. Tidak hanya polanya yang bervariasi, kedudukan isim fail yang terdapat dalam Al-Qur’an juga sangat beragam, mulai dari fail sampai mudhaf ilaih. Salah satu surah dalam Al-Qur’an yang paling banya isim fail di dalamnya yaitu surah Ali Imran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 pola isim fail dari 19 pola isim fāil yaitu yaitu “فَاعِلٌ”, “مُفْعِلٌ”, “مُفَعِّلٌ”, “مُتَفَاعِلٌ”, “مُفْتَعِلٌ”, “مُتَفَعِّلٌ” dan “مُسْتَفْعِلٌ”. Adapun kedudukan isim fail dalam surah Ali Imran berjumlah 11 kedudukan dari 15 kedudukan yang ada yaitu isim kaana, khabar kaana, isim inna, maf’ul bih, haal, fail, na’at, khabar, athaf, majrur bi harfi jar dan mudhaf ilaih.

Published
2021-06-29
Section
Articles